Jumat, 14 Juli 2017

Puisi kesedihan

LUKA DAN AIR MATA




Cobaan datang silih berganti
bertubi tubi tiada henti
menggoreskan luka didalam hati
ku tak tau cara mengobati

Sampai kapan ku akan menangis
sampai kapan ku akan mengemis
air mata seakan habis
mengemis dan terus mengais

Ku buka mata begitu lebar
untuk melihat isi dunia
ku tepuk dada berbatin sabar
pasti ada jalan keluarnya

Duduk sendiri ditepi jalan
langit mendung tanda akan turun hujan
ku tak tau arah berjalan
andaiku punya tempat peristirahatan


KARYA SASTRA : RAFIANTO


EmoticonEmoticon