Thursday, July 27, 2017

Puisi Agama BERLIAN TERMAHAL | 34 Sastra Indonesia

BERLIAN TERMAHAL

Puisi Agama BERLIAN TERMAHAL | 34 Sastra Indonesia

Terbaring di atas dipan bambu
tubuh terasa tak berdaya
saat nikmat sehat telah di angkat
ujian dan cobaan yang melekat kuat
mensucikan insan yang kotor

Teringat dosa dosa yang telah  ku perbuat
saat nikmat sehat masih melekat
ku tersadar
ku pantas mendapatkan cobaan ini
kini ku hanya memohon ampun kepada mu

Ya raabb
bukalah jalan untuk ku
kembalikan nikmat sehat ku
kan senantiasa ku dekatkan diri kepada mu
lepaskan ku dari ikatan sakit ini

Andai ku gunakan waktu sehat ku
untuk mendekatkan diri kepadamu
tak akan azab ini turun menyiksaku
ku hamba mu yang hina
masihkah pantas ku menjadi hamba mu

Karya Sastra :Rafi Anto


EmoticonEmoticon